Sejarah membuktikan bahwa negara yang kaya akan sumber daya alam selalu menjadi perhatian, bahkan menjadi rebutan kekuatan-kekuatan besar dunia. Bukan karena mereka peduli, tetapi karena mereka membutuhkan apa yang kita miliki.
Indonesia dikaruniai laut yang luas, hutan yang subur, tanah yang kaya mineral, serta sumber energi yang melimpah. Semua itu adalah modal besar untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Namun, kekayaan tersebut hanya akan menjadi berkah apabila dikelola dengan kemandirian, integritas, dan semangat cinta tanah air.
Sudah saatnya kita berdiri tegak di atas kaki sendiri, memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjaga kedaulatan bangsa. Jangan biarkan kekayaan negeri ini hanya menjadi keuntungan bagi pihak lain, sementara rakyatnya menjadi penonton di tanahnya sendiri.
Indonesia bukan bangsa yang miskin. Indonesia adalah bangsa yang kaya. Tugas kita adalah menjaga, mengelola, dan mewariskannya kepada generasi penerus demi kejayaan Merah Putih.
Pemerintah bukan menjadi calo pengusaha negara lain untuk menjual hasil produksi tehnologi ke dalam negeri, apalagi menggunakan bahan baku dari Indonesia sendiri, naif sekali jika ada pemerintah model seperti ini, tidak layak untuk mengelola Negara.
Program pemerintah harus mendukung percepatan perkembangan pendidikan untuk penguasaan teknologi, memfasilitasi serta mendukung warga dan para ahli untuk memproduksi sendiri kepentingan dan kebutuhan dalam negeri.
Majulah bangsaku, jujurlah pemerintahku...seharusnya kita sudah era tinggal landas.... (ayoo jangan sampai kandas)..
Dirgahayu Indonesia. Jayalah negeriku, sejahteralah rakyatku.
22 Juli 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar