HARI NUSANTARA 1. SEJARAH HARI NUSANTARA a. Hari Nusantara permtama kali diperingati tahun 1999 (ke 12 kali) pada saat Pemerintahan Presiden Gusdur. b. Momentum peringatan didasarkan pada Deklarasi Djuanda, 13 Desember 1957 sebagai tonggak peringatan Hari Nusantara, dimana PBB akhirnya menerima dan menetapkan konsepsi negara kepulauan nusantara dalam Konvensi Hukum Laut Internasional, United Nation Convention on Law of the Sea (UNCLOS) 1982. ( diratifikasi dg UU No.17 tahun 1985) c. Prinsip-prinsip negara kepulauan (nusantara) dalam konsepsi tersebut telah berakibat bertambahnya luas wilayah Indonesia, dan wilayah Indonesia menjadi bulat dan utuh tidak terpisah-pisah (UU No. 6 Tahun 1996 ttg perairan Indonesia jo UU No. 43 Tahun 2008 ttg Wilayah Negara RI). Sejarah Masa Lalu d. Mengenai Nusantara sebenarnya tidak harus berpijak pada Deklarasi Djuanda, tetapi ada peristiwa besar pada zaman sebelumnya yaitu ketika NKRI belum terbentuk. ”Nusantara” atau ”Nuswantara” yang dalam pewayangan juga disebut sebagai ”dwipantara” merupakan kepulauan seberang India. e. Sedangkan pada zaman Majapahit penyebutan nusantara ditujukan untuk Pulau-pulau yang terletak di seberang pulau Jawa. Penyebutan ini sebenarnya mempunyai muatan politis yang dirancang oleh Gadjahmada yaitu politik penyatuan Nusantara di bawah pimpinan Panji-panji Majapahit. Gadjahmada bisa dikatakan sebagai orang yang meletakkan dasar-dasar penyatuan Nusantara yang tidak hanya berdaulat di darat saja melainkan di laut juga. f. Berbeda dengan arti Nusantara versi Gadjahmada, M.Yamin mengartikan Nusantara adalah nusa berarti pulau, antara berarti terletak diantara sesuatu, atau suatu wilayah yang disatukan oleh laut. Jadi Laut merupakan penyatu bukannya sebagai pemisah antarpulau. hal ini juga yang mendasari mengapa kita menyebut Negara kelahiran sebagai Tanah air, berbeda dengan negara-negara lain yang dalam penyebutan negeri kelahirannya hanya sebagai motherland. Mengapa?? karena Tanah air bagi bangsa kita merupakan representasi dari pulau atau daratan yang menyatu dengan laut. g. Jadi tak salah kita menyebut negeri kita, sebagai Negara Kepulauan walaupun belum menjadi negara maritim. Namun semoga dengan diperingatinya Hari Nusantara pada tanggal 13 Desember menjadikan Negara kita menjadi Negara Maritim yang sebenarnya, menjadi Penerus Negara Maritim Sriwijaya dan Negara Maritim Majapahit. Kedua kerajaan yang menjadikan laut sebagai kekuatan strategisnya. "Jalesveva Jayamahe" justru di laut kita jaya. 2. Esensi Hari Nusantara Bagi TNI AL a. Laut merupakan wahana pemersatu bangsa. b. Laut merupakan Medan Juang dalam membentengi negara dari serangan negara lain. c. Laut merupakan Sumber kekayaan baik hayati dan non hayati yang dpt dimanfaatkan untuk kesejahteraan. d. Merupakan perinngatan tonggak bagi perjuangan geostrategi dan geopolitik negara. e. Laut merupakan sumber ancaman, maka TNI AL harus mampu menyusun pertahanan laut yang besar kuat dan profesional, dengan dukungan pemerintah dan interest politik negara. 3. Stratifikasi Batas Laut. a. Internal Water (Laut Nusantara) Adalah perairan yang menghubungkan antar pulau didalam wilayah negara kesatuan republik Indonesia. b. Eksternal Water : 1) Teritorialle Zone (Zona Laut Teritorial) adalah sejauh 12 mil dari garis dasar kearah laut lepas. 2) Contiguous Zone (Zona Laut Tambahan) adalah sejauh 12 mil dari batas Zona laut teritorial (sampai 24 mil dari garis dasar kearah laut lepas) 3) Economic exsclusive Zone (Zona Laut Ekonomi Eksklusive) adalah sejauh 176 mil dari zona ekonomi eksklusive atau sejauh 200 mil dari garis dasar kearah laut lepas. 4) High Seas (Laut bebas) adalah zona diatas 200 mil 4. Moment Hari Nusantara, Lanal Yga telah melakukan: a. Kegiatan penyelamatan dan peduli lingkungan, khususnya diwilayah pantai selatan DIY dengan melakukan kegiatan (2009-2011) : 1) Bersih pantai beberapa tempat wisata pantai. 2) Penanaman pohon disepanjang sempadan pantai kabupaten di wilayah yogyakarta. 3) Penanaman pohon di sempadan sungai progo kab Bantul. b. Kegiatan pembinaan 1) Pembinaan kecintaan terhadap laut terhadap generasi muda dengan melaksanakan lomba lukis, lomba membuat essay. 2) Pembinaan terhadap olah raga air di wilayah yogyakarta 3) Merubah mindset generasi muda khususnya pramuka sakabahari, agar mau mempelajari ilmu kelautan, karena laut memiliki SDA yang banyak dan harus digali dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. 4) Pelatihan wirausaha di bidang kelautan untuk purna tugas dan umum. 5) Pembinaan dan koordinasi terhadap kegiatan SAR Laut. 6) Seminar kelautan. 7) Pembinaan kesadaran bela negara terhadap pemuda daerah maritim Wilayah Lanal Yogyakarta. 8) Dll.
ADALAH BLOGS YANG DIBUAT UNTUK BERSAMA DAN MEMUAT BERITA,KAJIAN ATAUPUN PERBINCANGAN DALAM BIDANG AGAMA ,FILSAFAT, METAFISIKA, POLITIK, BUDAYA DAN LAINYA YANG BERKAITAN.
Jumat, 17 Januari 2020
HARI NUSANTARA 1. SEJARAH HARI NUSANTARA a. Hari Nusantara permtama kali diperingati tahun 1999 (ke 12 kali) pada saat Pemerintahan Presiden Gusdur. b. Momentum peringatan didasarkan pada Deklarasi Djuanda, 13 Desember 1957 sebagai tonggak peringatan Hari Nusantara, dimana PBB akhirnya menerima dan menetapkan konsepsi negara kepulauan nusantara dalam Konvensi Hukum Laut Internasional, United Nation Convention on Law of the Sea (UNCLOS) 1982. ( diratifikasi dg UU No.17 tahun 1985) c. Prinsip-prinsip negara kepulauan (nusantara) dalam konsepsi tersebut telah berakibat bertambahnya luas wilayah Indonesia, dan wilayah Indonesia menjadi bulat dan utuh tidak terpisah-pisah (UU No. 6 Tahun 1996 ttg perairan Indonesia jo UU No. 43 Tahun 2008 ttg Wilayah Negara RI). Sejarah Masa Lalu d. Mengenai Nusantara sebenarnya tidak harus berpijak pada Deklarasi Djuanda, tetapi ada peristiwa besar pada zaman sebelumnya yaitu ketika NKRI belum terbentuk. ”Nusantara” atau ”Nuswantara” yang dalam pewayangan juga disebut sebagai ”dwipantara” merupakan kepulauan seberang India. e. Sedangkan pada zaman Majapahit penyebutan nusantara ditujukan untuk Pulau-pulau yang terletak di seberang pulau Jawa. Penyebutan ini sebenarnya mempunyai muatan politis yang dirancang oleh Gadjahmada yaitu politik penyatuan Nusantara di bawah pimpinan Panji-panji Majapahit. Gadjahmada bisa dikatakan sebagai orang yang meletakkan dasar-dasar penyatuan Nusantara yang tidak hanya berdaulat di darat saja melainkan di laut juga. f. Berbeda dengan arti Nusantara versi Gadjahmada, M.Yamin mengartikan Nusantara adalah nusa berarti pulau, antara berarti terletak diantara sesuatu, atau suatu wilayah yang disatukan oleh laut. Jadi Laut merupakan penyatu bukannya sebagai pemisah antarpulau. hal ini juga yang mendasari mengapa kita menyebut Negara kelahiran sebagai Tanah air, berbeda dengan negara-negara lain yang dalam penyebutan negeri kelahirannya hanya sebagai motherland. Mengapa?? karena Tanah air bagi bangsa kita merupakan representasi dari pulau atau daratan yang menyatu dengan laut. g. Jadi tak salah kita menyebut negeri kita, sebagai Negara Kepulauan walaupun belum menjadi negara maritim. Namun semoga dengan diperingatinya Hari Nusantara pada tanggal 13 Desember menjadikan Negara kita menjadi Negara Maritim yang sebenarnya, menjadi Penerus Negara Maritim Sriwijaya dan Negara Maritim Majapahit. Kedua kerajaan yang menjadikan laut sebagai kekuatan strategisnya. "Jalesveva Jayamahe" justru di laut kita jaya. 2. Esensi Hari Nusantara Bagi TNI AL a. Laut merupakan wahana pemersatu bangsa. b. Laut merupakan Medan Juang dalam membentengi negara dari serangan negara lain. c. Laut merupakan Sumber kekayaan baik hayati dan non hayati yang dpt dimanfaatkan untuk kesejahteraan. d. Merupakan perinngatan tonggak bagi perjuangan geostrategi dan geopolitik negara. e. Laut merupakan sumber ancaman, maka TNI AL harus mampu menyusun pertahanan laut yang besar kuat dan profesional, dengan dukungan pemerintah dan interest politik negara. 3. Stratifikasi Batas Laut. a. Internal Water (Laut Nusantara) Adalah perairan yang menghubungkan antar pulau didalam wilayah negara kesatuan republik Indonesia. b. Eksternal Water : 1) Teritorialle Zone (Zona Laut Teritorial) adalah sejauh 12 mil dari garis dasar kearah laut lepas. 2) Contiguous Zone (Zona Laut Tambahan) adalah sejauh 12 mil dari batas Zona laut teritorial (sampai 24 mil dari garis dasar kearah laut lepas) 3) Economic exsclusive Zone (Zona Laut Ekonomi Eksklusive) adalah sejauh 176 mil dari zona ekonomi eksklusive atau sejauh 200 mil dari garis dasar kearah laut lepas. 4) High Seas (Laut bebas) adalah zona diatas 200 mil 4. Moment Hari Nusantara, Lanal Yga telah melakukan: a. Kegiatan penyelamatan dan peduli lingkungan, khususnya diwilayah pantai selatan DIY dengan melakukan kegiatan (2009-2011) : 1) Bersih pantai beberapa tempat wisata pantai. 2) Penanaman pohon disepanjang sempadan pantai kabupaten di wilayah yogyakarta. 3) Penanaman pohon di sempadan sungai progo kab Bantul. b. Kegiatan pembinaan 1) Pembinaan kecintaan terhadap laut terhadap generasi muda dengan melaksanakan lomba lukis, lomba membuat essay. 2) Pembinaan terhadap olah raga air di wilayah yogyakarta 3) Merubah mindset generasi muda khususnya pramuka sakabahari, agar mau mempelajari ilmu kelautan, karena laut memiliki SDA yang banyak dan harus digali dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. 4) Pelatihan wirausaha di bidang kelautan untuk purna tugas dan umum. 5) Pembinaan dan koordinasi terhadap kegiatan SAR Laut. 6) Seminar kelautan. 7) Pembinaan kesadaran bela negara terhadap pemuda daerah maritim Wilayah Lanal Yogyakarta. 8) Dll.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar